Panggilan Omah kendeng

Pagi itu sangat cerah,embun yang menyelimuti sela-sela dedaunan sangatlah sejuk,kehebatan rasa dingin yang merasuki tubuh inipun tak sanggup ku rasakan ,tak sangka pula tiba-tiba berderinglah telefon ku pertanda masuknya Panggilan, kaget bukan main Panggilaan Itu berasal dari teman saya (Fauzan Abdullah Munib),di mana beliau adalah teman saya sejak saya masih menduduki bangku sekolah menengah pertama (SMP) namun umurnya selisih 3 tahun lebih tua dari saya.hehehe,,,nah kenapa Panggilan beliau begitu mengagetkan bagi saya,karena jauh jauh hari beliau pernah berkunjung ke OMAH KENDENG, tetapi setelah beliau post salah satu foto beliau saat berada di OMAH KENDENG,dan ketika itu juga saya selaku temanya dan memiliki hobi yang sama, saya menanyakan berbagai hal tentang OMAH KENDENG tak ku sangka jawaban beliau atas pertanyaan saya sangatlah lantang beliau mengatakan SAYA SAJA MENCARI ILMU ITU BUTUH PERJUANGAN,ENAK SAJA KAMU MEMINTANYA DENGAN MODAL BERTANYA!!”.setelah itu aku berhenti bertanya dan berharap suatu ketika saya di ajak ke Sana(OMAH KENDENG).dan hari suatu (13juli2018) ketika pagi pagi telfon berbunyi tepatnya pukul 06.30 beliau mengajak saya untuk datang kembali ke rumah kendeng jam 07.00 tepat..ketika itu juga saya ingat bahwa saya ingin sekali datang ke sana dan ingat Jawaban yang di katakan oleh Fauzan ketika saya bertanya pengalaman beliau, akhirnya saya jawab dengan lantang Juga “saya siap”. perjalanan pun di mulai dari sini ke Gunung kendeng sukolilo,pati jawa tengah.kurang lebih kami melampaui pejalanan ini 5 jam.saya menggunakan motor dan memboncengkan Fauzan abdullah munib,kami datang beserta rombongan komunitas guyub bocah. selama perjalanan saya masih penasaran dengan OMAH KENDENG,Namun saya tidak akan bertanya kepada Fauzan karena saya yakin pasti dia tidak akan memberi informasi nya,dan saya tetap yakin,nanti saya akan tau tentang OMAH KENDENG dengan sendirinya.setelah sesampainya di OMAH kendeng saya di kagetkan dengan sebuah pendopo yg terbuat dari jeruji kayu yang berdiri megah tanpa adanya beton dan didalamya ada beberapa gamelan juga adanya puluhan kendi yang di tata rapi di dinding jeruji kayu tersebut,tak ku sangka juga di sana terdapat sesosok simbah (Sriyono) beliau adalah penjaga OMAH KENDENG.beliau(sriyono) sangatlah ramah, ucapan nya tak luput dari wejangan.salah satu wejangan dari beliau waktu itu yang sangat aku kenang adalah “jangan jadi pintar,jadilah orang yang mengerti,”.tak lama mbah sri memberi wejaangan dan ucapan selamat datang, kumandang adzan yang sangat merdu pun terdengar dari telinga kami,kamipun sebagian dari rombongan melakukan sholat Jum’at karena Waktu itu tepatnya hari Jum’at.

Setelah selesai sholat jum.at kamipun kembali ke OMAH KENDENG untuk makan siang,satu jam lebih saya berada di OMAH KENDENG saya masih belum tau apa arti omah kendeng dan kapan omah kendeng itu didirikan,siapa pendirinya,untuk apa di dirikan..belum terpecahkan juga pertanyaan saya itu.tak lama kemudian setalah makan saya beserta rombongan di ajak ke suaatu tempat untuk sinau bareng bersama “sedulur sikep” .nahh saya semakin di di bingung kan 😕 lagi tentang “sedulur sikep”,di sini saya semakin merasa bodoh sekali,selum terjawabnya pertanyaan saya tentang OMAH KENDENG, munculah iatilah “sedulur sikep” .munculah pertanyaan di piikiran saya “apa hubungannya OMAH KENDENG dan “sedulur sikep,”?.nah tibalah saya dan rombongan di suatu pekarangan rumah yg sangat tradisional sekali ada beberapa ibu ibu yang masiih berlilitan jarik di pahanya dan bahkan setelah masuk rumah ada banyak sekali anak-anak yang sedang belajar aksara jawa anak- yang laki-laki memakai iket di kepala dan yang perempuan menggunakan jarik,nah di sini saya sangat bingung sekali sembari panas matahari yang sangat membakar tubuh ini membuat pikiran saya semakin njlimet.setelah saya usut ternyata ini adalah anak-anak dari ajaran samin atau sedulur sikep.dan anak-anak ini ternyata tidak sekolah di sekolah formal,bukan karena tidak memiliki biaya atau malas tetapi memang dari sedulur sikep ini memiliki aturan untuk anak-anak tidak di perbolehkan sekolah di sekolah formal.setelah mereka sinau aksara jawa dan tembang bersama mbah Gun,mbah gun ini adalah salah satu tokoh sedulur sikep. Kita jalan kaki bersama menuju OMAH KENDENG dan belajar alat musik tradisional jawa.anaak-anak pun sangat mahir memainkan Gamelan,

waktu terus berjalan saya sedikit demi sedikit mengetahui tentang OMAH KENDENG dan sedulur sikep.nah jam 4 sore pun tiba,anak-anak selesai melakukan aktivitas sinau bareng.mereka kembali untuk pulang.ada sedikit pemberitahuan dari ketua kegiatan dari komunitas guyub bocah bahwa nanti setelah sholat isya’ ada diskusi dan menghadirkan tokoh sedulur sikep berdiskusi tentang omah kendeng.disini saya sangat senang sekali karena dari sini nanti saya akan mengetahui segalanya,setelah itu saya bergegas untuk mandi tiba tiba saya di kagetkan dengan air yg keluar dari sela sela batu yang entah dari mana asalnya,setelah itu saya ingat bahwa kendi” yang di tata rapi di dalam omah kendeng tersebut adalah macam macam sumber mata Air,dan saya yakin bahwa itu adalah salah satu air dari sumber .

Malampun tiba,setelah makan malam diskusi pun di mulai.di siini saya siapkan kertas dan tinta untuk menulis semua informasi.nah selama diskui saya tau apa itu “SEDULUR SIKEP DAN OMAH KENDENG”. Dari ilmu yang saya dapat malam itu sedulur sikep adalah sebuah ajaran yang berasal dari mbah samir yg di sebut ajaran samin,yang memiliki berbagai aturan yakni bukan islam agamanya tidak di perbolehkan sekolah formal tidak bercelana panjang tidak jual beli yang berkulak.an dan memakan hasil tani dari ibu bumi . Ajaran samin ini memiliki hubungan nya dengan “TOLAK PABRIK SEMEN” eets tetapi saya di sini tidak ingin membahas tentang semen.hehe..dan OMAH KENDENG itu di bangun oleh sedulur sikep sebenarnya awal mula ingin di bangun untuk mengumpulkan berbagai hasil pertanian atau berbagai hasil penen .tetapi semenjak adanya gerakan tolak pabrik semen ,sedulur sikep pun bersatu dengan warga sekitar yang bukan dari sedulur sikep untuk memperjuangkan alam,menolak pabrik semen dan OMAH KENDENG pun tempat untuk kumpul .jadi bisa di sebut rumah perjuangan.malam itupun saya bermalam di tumah kendeng, walaupun rumah tanpa dinding dan hanya beejeruji kayu tak luput dari rasa hangat, seperti merasakan hangatnya rasa kebersamaan rasa hangat kedamaian.sedulur sikep ini walaupun tidak bersekolah formal tetapi adab dan perilakunya lebih tertata dan sopan santunnya jauh lebih beradab dari orang-orang di luar sana.karena masih kentalnya adat di sedulur sikep.cita cita sedulur sikep bukanlah memiliki harta yang banyak tetapi bagaimana alam ini bisa terjaga dan adat istiadat di sini bisa terjaga.di sini saya mengerti bagaimana Arti sekolah yang sebenarnya …bagi sedulur sikep pun sekolah formal hanyalah membodohi diri sendiri,itupun aku mengerti…..beliau beliau menunjukkan bahwa tnpa sekolah yang forma mereka mampu berhasil belajar yang sebenarnya.

Pagipun tiba saya bangkit dari ranjang yang ada di omah kendeng dan mengambil air wudhu untuk shalat subuh lalu ku ambil kendi yamg ada di meja ku tegukkan air yang mengalir dari ujunh kendi, rasanya sangat dingin sejuk ketika merasakan air dari kendi serasa merasakan kedamaian.setalh itu sebelum kami pulang kami pun berjalan jalan belajar menggali iu dan informasi yang benar tentang penolakkan pabrik semin kami mengu jung tapak tapak tilas perjuangan penolakan pabrik semen.bahkan kami datang ke makam salah satu pejuang tolak semen yamg meninggal ketika di cor kakinya di depan istana.

2 hari yang sangat ber arti bagi saya,di mana 2 hari itu saya samgat merasa bodoh sekali,dan berjuta ilmu aku dapatkan di sini,

Untuk memiliki ilmu jangan hanya dari bertanya tetapi lakukan/carilah di mana ilmu itu di dapatkan,gali sendiri.

Dimana anak anak sekarang yang berseragam sekolah tetapi tidak memiki etiak yang baik, pernah ku jumpai seorsng pelajar yang menghisap rokok meminum minuman keras,apa seperti itu hasil dari sekolah,yaa dari sedulur sikep saya tahu bahwa sekolah formal itu hanya pembodohan bukan pokok dari penataan etika, . kecerdasan dsn kepandaian bukan dari nilai ujain nilai sekolah semata.tetapi kita tau tentang etika.

“Jelajahi ilmu dengan kakimu dan pikiranmu, cari pengalaman dengan langkah kita sendiri ,pasti tanpa bertanya kita akan memiliki ilmu” .ambon

Kelana,karya,karir

Itula kisah saya semisal banyak kata dan salah tulisan saya mohon maaf.heheehehe..bukan penulis insyaallah dengan berjalannya waktu akan terus belajar.dan kit hidup dikarunia oleh allah untuk memiliki ibu bumi(bumi Pertiwi) yang memberikan segala hal tentang sumber kehidupan .ini adalah titipan dari allah yang wajib kita lestarikan dan kita jaga..

Ambon

Iklan

Berkelana dan berkarya

Masa muda hanya satu kali,habiskan waktu kita untuk berkarya…ohh iya gaes aku hadir di sini tidak memamerkan karyaku nih..hehe.yahhh bisa di katakan belum lah.haha..emmtt kita di sini sama sama belajar aja bagaimana cara mengisi waktu muda kita untuk berkelana yang jauhh dan terus berkarya,,,yahh saya sendiri sihh banyak sih pengalaman buruknya,insyallah lah berkat dukungan kawan* dan berkat kata KARYA semua pengalaman burukku itu akan berubah menjadi sebuah karya..yaaahhh yang namanta anaak muda pernah lah yaa terkadang melakukan hal yang buruk .etss tapi tidak boleh di sesali ya gaes tapi di jadikan motivasi untuk berubah ke yang lebih baik saja..hehehe..ehh btw aku inget nihh kata pepatah “tak kenal maka tak sayang” iya gaes ini yang nulis ini namanya Ichsan Nugroho hehe gue sendiri,ada juga yang memanggil Ambon,yah mungkin karena aku memiliki cirikas hahaha..apa itu cirikas ku?berambut keriting dan kulit sdikit item hahahahaha..ets tapi tetep Pd sama Manisnya ya.haha..okhye kita lanjut aku lahir di bulan Desember hari kedua dan di tahun 1999,,,,di lahirkan dari kandungan seorang ibuu yang dasyatttt sekali Jasanya untukku,dan di besarkan oelh ibuku sendiri juga di Bantu Ayahanda yang selalu banting tulang demi anaknya..emmtt kedua manusia ini memang luar biasa istimewanya bagi saya.ohh hiya gaes si ambon ini(alias aku).hehe…hadir bukan untuk sok sok.an lo ya.tapi ingin belajar berkarya sajaa…udah cukuo itu dulu…hehee..baru pemula..ikuti proses selanjutnya ya siapa tau ada hall yang mengejutkan.daaaa